Makanan Unik Dan Ekstrim Di Berbagai Negara
Hai
Guys, waktu baca artikel ini lagi sehat kan yah? Hehe. ISK selalu mendoakan
agar viewer kami selalu sehat kok ^^ Amin…
Postingan
kali ini, info – seputar kuliner akan membagikan info terkait makanan-makanan unik
dan ekstrim dari berbagai Negara nih. Seberapa ekstrim sih makanannya? Kalo di
Indonesia, apa ya yang menjadi makanan ekstrimnya? Penasaran? Yuk, langsung
simak saja.
Jika anda melakukan Travelling ke China, Camilan ekstrim ini dapat anda jumpai di kota
Beijing dan Hangzhou. Anda akan menemukan banyak pedagang kaki lima yang
menjajakan Kalajengking Hitam ini. Makanan ekstrim ini justru menjadi sorotan
para turis untuk mencobanya. Menurut mereka, sate kalajengking ini memiliki
rasa seperti udang serta memiliki tekstur semacam krupuk karena proses
pemasakannya dengan digoreng dan dibumbui sehingga lebih renyah dan gurih.
Shiruo dalam bahasa Jepang berarti “Menari”, sedangkan di daerah Negara Jepang sendiri shiruo merupakan penyebutan untuk ikan-ikan kecil yang transparan. Shiruo yang sering dikonsumsi masyarakat jepang adalah jenis ikan Gobi Es. Lalu bagaimana cara mengkonsumsinya? Shiruo yang masih hidup diletakkan didalam piring kecil dengan sedikit air, lalu ditambahkan dengan telur mentah serta sedikit cuka didalamnya. Didalam piring tersebut, pergerakan ikan-ikan kecil transparan itu akan menjadi lebih cepat. Kemudian setelahnya, ikan tersebut dikonsumsi secara hidup-hidup. Banyak orang yang ingin merasakan sensasi sang ikan yang menari-nari didalam mulut ataupun perut mereka. Kedua hal tersebutlah yang menjadikan daya tarik tersendiri untuk mengkonsumsinya menurut orang Jepang. Namun, secara pribadi dalam membayangkannya saja tak tega untuk mengkonsumsinya.
3.
Sannakji & Beondegi (Korea Selatan)
Sannakji merupakan makanan
populer di korea. Hidangan ini berasal dari nakji atau yang berarti gurita,
gurita ini nantinya akan disajikan dalam keadaan hidup. Gurita yang masih hidup
tersebut dipotong menjadi beberapa bagian yang kecil yang mana tentakelnya
masih bergerak dan masih mampu untuk menempel dan menghisap sesuatu. Makanan
ini biasanya disajikan bersama dengan wijen, irisan daun bawang, dan juga saus.
Masyarakat korea menganggap hidangan ini merupakan hidangan yang lezat, namun
tak memungkiri juga membahayakan. Mengapa bisa seperti itu? Dikarenakan
tentakelnya yang masih berfungsi, tak menutup kemungkinan mampu menghilangkan
nyawa orang seperti kasus yang ada dikarenakan tentakel tersebut menempel pada
dinding tenggorokan dan menghisap area disana sehingga menyebabkan aliran
pernafasan menjadi tersumbat. Oleh karenanya, dalam menikmati sannakji
hendaknya memerlukan trik khusus dan juga lebih baik dikunyah dan tidak
langsung ditelan meskipun dalam mengunyahnya memerlukan waktu yang cukup lama.
Beondegi merupakan
salah satu street food yang ada di
Korea Selatan. Sangat mudah bagi anda untuk menjumpai makanan ini, entah di
pinggir jalan maupun di supermarket. Kebayang ga sih pupa/ kepompong dari ulat
sutra ini dijadikan sebagai camilan yang sangat disukai dikorea? Mungkin anda
bahkan berfikir bahwa hal tersebut sangat menjijikan. Namun jangan salah,
beondegi yang merupakan pupa yang diolah melalui perebusan/ pengukusan terlebih
dahulu ini memiliki kandungan protein yang tinggi. Sehingga makanan ini dulu
dijadikan sebagai makanan pokok tentara korea dalam menggantikan fungsi protein
yang mereka butuhkan pada jaman perang. Menurut mereka, rasa dari beondegi ini
renyah diluar dan sangat juicy didalamnya.
Penyajiannya dapat dihidangkan secara ori setelah direbus/ kukus, namun juga
dapat ditambahi dengan gula/ kecap/ kecap asin untuk menambah cita rasa yang
dimilikinya.
Sudah tahu belum apa itu Tarantula? Tarantula itu
merupakan salah satu jenis Laba-Laba Hitam Besar yang Beracun di Kamboja.
Lantas jika beracun, mengapa dikonsumsi? Jangan salah, Tarantula yang dominan
diolah dengan cara digoreng ini memiliki rasa yang sangat lezat. Renyah diluar
dan lembut didalam, begitu menurut masyarakat Kamboja sehingga banyak yang
mengatakan bahwa Tarantula ini memiliki rasa mirip seperti Kepiting. Tarantula
juga memiliki dampak yang baik bagi kesehatan dikarenakan didalamnya terdapat
beberapa kandungan gizi seperti lemak, protein, dan sodium. Tarantula ini dapat
ditemukan di kota Skun, Provinsi Kampong Cham yang dijajakan oleh banyak
pedagang disana.
Mok Huak merupakan makanan ekstrim asal Thailand
yang berasal dari kecebong. Kecebong yang sudah mulai terlihat kaki kataknya ini
diolah dengan cara digoreng bersama dengan sambal agar mengurangi rasa jijik
orang yang akan mengkonsumsinya. Masyarakat Thailand menganggap lezat hidangan
ekstrim ini, sehingga hidangan ini sudah merupakan hal yang biasa dijumpai
disana.
Escamoles merupakan salah satu makanan ektrim serta
unik dari Meksiko berupa caviar serangga yang mana berasal dari pupa/ larva
semut Raksasa Liometopum Meksiko. Escamoles ini biasanya dihidangkan pada taco
atau tortilla dan memiliki harga yang cukup mahal untuk mengonsumsinya
dikarenakan proses perolehannya sangat susah. Menurut masyarakat Meksiko, rasa
escamoles ini mirip seperti mentega dengan sedikit rasa kacang didalamnya.
Chou Tofu adalah makanan khas Taiwan yang menjadi
salah satu camilan favorit. Banyak orang yang menyebut chou tofu dengan stinky tofu dikarenakan memiliki bau
yang sangat menyengat (tahu busuk), namun memiliki rasa yang sangat lezat
seperti Blue Cheese menurut sebagian
orang. Semakin bau tahu fermentasi tersebut, maka semakin lezat rasanya menurut
mereka. Tahu ini adalah hasil fermentasi yang mana si tahu direndam didalam air
dan disimpan didalam guci yang kemudian didiamkan selama 6 bulan lamanya. Chou
Tofu ini di masak dalam 2 jenis yakni dengan digoreng atau direbus. Penyajian
dengan digoreng yakni ditemani bersama dengan acar kubis atau kimchi dari
Taiwan, sedangkan jika direbus disajikan bersama dengan kaldu pedas dan kadang
dicampur dengan darah bebek atau usus.
Witchetty grup merupakan salah satu makanan ekstrim
suku aborigin berupa larva ngengat. Ya, seperti yang ada di Indonesia tepatnya
di Papua yang mana disana juga mengkonsumsi larva. Menurut orang Australia,
rasa Larva ngengat ini seperti Telur Goreng dengan sedikit rasa kacang
didalamnya. Bagaimana cara mengkonsumsinya? Pertanyaan bagus. Witchetty grub
ini dikonsumsi secara mentah/ langsung/ hidup-hidup sehingga memiliki tekstur
yang lembut dan sedikit juicy. Namun terkadang juga di goreng terlebih dahulu
sebelum dikonsumsi, sehingga nantinya memiliki tekstur kulit yang lebih krispi
serta rasa yang lebih gurih daripada ayam goreng. Penasaran? Silahkan dicoba
untuk kalian yang menyukai tantangan dalam berkuliner. Namun untuk kalian yang
bahkan melihat bentuknya saja jijik, jangan coba-coba deh untuk
mengkonsumsinya.
Casu Marzu merupakan salah satu jenis keju
tradisional yang sangat terkenal dan disukai yang ada di Sardinia, Italia.
Pemasaran atau penjualan keju ini dilakukan pada pasar gelap dikarenakan
terbilang illegal di Negaranya. Namun yang membuat keju ini memiliki ciri unik
dan khusus ini ialah bahwa didalam keju ini terdapat banyak belatung hidup
didalamnya. Mengapa bisa begitu? Mengapa keju ini menjadi makanan favorit di
Italia?
Casu Marzu atau dapat disebut dengan keju busuk ini
terbuat dari susu domba, yang kemudian dalam proses pembuatannya keju yang
setengah jadi dijemur dibawah sinar matahari secara langsung tanpa pelindung
apapun, sehingga secara alamiah lalat Piophila
Casei datang kemudian bertelur di keju tersebut. Setelahnya telur-telur itu
menetas yang kemudian menjadi belatung yang sangat banyak dan memakan sisi
dalam keju tersebut. Keju ini menjadi favorit di Italia karena memiliki rasa
yang tajam dan tekstur lunak saat dikonsumsi. Satu potong saja keju casu marzu,
maka didalamnya terdapat ribuan belatung yang sedang hidup. Kalian pasti
bertanya-tanya lalu bagaimana cara mengkonsumsinya? Apakah dalam
mengkonsumsinya si belatung harus dihilangkan satu persatu dulu dari dalam keju
lantas bisa dikonsumsi setelahnya? Jawabannya adalah tidak. Menurut masyarakat
Italia, dalam mengkonsumsi keju casu marzu, belatung yang ada didalamnya harus
dalam keadaan masih hidup. Jika belatung dalam keju casu marzu sudah mati justru
menandakan bahwa keju ini dinyatakan benar-benar busuk dalam arti yang
sebenarnya dan beracun atau sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia.
Kalian bertanya-tanya kan pasti? Loh, kok bisa
durian sih? Itu kan makanan favoritku, kok bisa? Hah, maksudnya? Haha beberapa
macam pertanyaan yang ada dibenak kalian langsung jawab deh. Masyarakat Asia
Tenggara memang sudah lazim dan terbiasa dengan makanan satu ini, bahkan banyak
yang menjadikan buah yang satu ini menjadi buah favorit kalian bukan? Namun,
menurut kebanyakan masyarakat luar menganggap bahwa durian merupakan makanan
yang menjijikkan. Mereka secara langsung tidak tahan menghirup aroma buah ini,
sehingga ragu untuk mengkonsumsinya. Ya, begitulah kira-kira. Padahal enak kan
ya? Eits, tapi jangan lupa untuk tidak mengkonsumsinya berlebihan terutama
untuk kalian yang memiliki riwayat penyakit maag dikarenakan asam lambung
kalian akan meningkat dengan drastis.
Itulah makanan ekstrim
dari berbagai Negara yang saya share kali ini. Pengen coba? Boleh kok kalo
kalian berani, baik untuk kesehatan, dan itu dibolehkan dalam agama kalian.
Tetep simak postingan selanjutnya ya guys? Stay tune di blog info-seputar
kuliner…. Salam Kuliner!











Comments
Post a Comment